You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Soni Ingatkan Pentingnya Qlue Untuk Transparansi dan Pemetaan Masalah
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Qlue Jadi Transparansi Pejabat dan Pemetaan Masalah

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menilai pembangunan di Jakarta Selatan luar biasa pesat. Oleh sebab itu, jika ada pelanggaran, warga bisa memanfaatkan aplikasi Qlue untuk melapor.

Qlue itu penting buat pemerintah provinsi dan masyarakat untuk membangun transparansi, memberikan kemudahan bagi para pejabat untuk berinteraksi dengan rakyatnya

Soni sapaan akrab Sumarsono menilai, adanya Qlue juga membuktikan transparansi bagi pejabat di DKI.

"Qlue itu penting buat pemerintah provinsi dan masyarakat untuk membangun transparansi, memberikan kemudahan bagi para pejabat untuk berinteraksi dengan rakyatnya, untuk memetakan permasalahan," ujar Soni dalam silaturahmi dengan Dewan Kota, LMK, RT dan RW se-Jakarta Selatan di Balai Sarbini, Setiabudi, Jumat (16/12).

DKI Jalin Kerja Sama dengan 92 Akper dan Akbid

Selain menggunakan Qlue, warga juga bisa melapor langsung ke kantor Balai Kota DKI Jakarta. Warga juga bisa menyampaikan melalui pesan singkat langsung ke nomor 08111289777. Ditambahkan Soni, apapun bentuk keluhan akan direspons, sejauh memang itu masuk akal.

"Mau ketemu saya di Balai Kota saya siap menerima pukul 06.30-09.00 hari Selasa sampai Kamis," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2015 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye974 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye882 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye855 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye765 personFakhrizal Fakhri